fbpx

Mini Cart

Memilih menu catering memang terkadang membuat bingung karena banyaknya varian yang ditawarkan, mulai dari catering khusus masakan khas Indonesia. Contohnya seperti masakan padang, sunda, manado, jawa, menu masakan Timur Tengah, Western, Berbagai olahan nasi seperti nasi daun jeruk, nasi goreng, dan sebagainya.

Source: plamina.com 

Terlebih lagi menu catering harus disesuaikan dengan acara. Untuk itu, simak beberapa contoh menu catering yang paling populer dan nikmat dalam beberapa kategori di bawah ini.

Menu Catering Nikahan

  • Olahan mie

Mie menjadi salah satu primadona yang paling di buru tamu di acara pernikahan. Itulah mengapa olahan mie wajib disertakan. Contoh menu olahan mie adalah mie goreng jawa, mie sayur, spagetti Bolognese, dan sebagainya.

  • Olahan nasi goreng

Selain olahan mie, menu lain yang wajib ada adalah olahan nasi goreng sebagai sumber karbonya. Beberapa contoh menu olahan menu nasi goreng adalah nasi goreng Jawa, nasi goreng Hongkong, nasi goreng rending, dan masih banyak lagi. Selain mempersiapkan olahan nasi goreng, siapkan juga nasi putih biasa, ya.

  • Olahan ayam

Selain mempersiapkan karbo, sumber protein pun wajib disiapkan. Salah satunya adalah olahan ayam, bahan dasar makanan yang paling banyak disukai orang. Beberapa contoh menu olahan ayam adalah ayam goreng lengkuas, ayam bakar, ayam rica – rica, ayam ungkep, ayam sambel ijo, ayam semur, dan masih banyak lagi.  

  • Olahan makanan berkuah

Selain mempersiapkan karbo dan protein, siapkan juga pilihan sajian menu berkuah sebagai lauk lainnya. Contoh menu berkuah yang populer adalah gulai, bakso, sop, soto ayam, dan lain – lain

  • Olahan daging

Sumber protein lain yang juga diburu tamu undangan adalah olahan daging merah. Beberapa contoh menu olahan daging adalah rendang, sop daging, gepuk daging sapi, sate, tengkleng, dan lainnya.

  • Dessert

Jangan lupakan dessert karena sangat dibutuhkan setelah menyantap makanan asin nan gurih dan berat. Contoh menu dessert yang populer adalah ice cream, es campur, pudding, kue, dan masih banyak lagi.

Source: popbela

Menu Catering Sehat

Selain pilihan menu catering pernikahan, catering makanan sehat juga makin banyak di gemari. Berikut beberapa contoh menu catering makanan sehat yang wajib kamu coba.

  • Menu sehat sarapan

Contoh menu sehat untuk sarapan adalah olahan oatmeal dan susu, roti gandum dengan keju dan telur, sandwich isi daging dan sayur, omelet, smoothies, pancake dengan kandungan protein yang tinggi, dan sebagainya.

  • Menu sehat makan siang

Contoh kumpulan menu makan siang sehat adalah yang berisi karbo, tinggi serat, dan tinggi protein. Misalnya nasi merah dengan sup dan ayam panggang, salad ayam dengan mash potato, ikan kakap tim dan nasi merah, sandwich isi daging dan sayuran, dan sebagainya.

  • Menu sehat makan malam

Khusus untuk makan malam, biasanya menu sehat tidak memiliki kandungan kalori yang tinggi dan sebagian besar berisi makanan yang diolah dengan cara direbus. Contoh menunya adalah sereal gandum, susu dengan gandum, salad sayur, salad buah, olahan protein dan kacang – kacangan rebus.

Source: idx channel

Menu Catering Harian 

Menu catering harian bisa dibilang yang paling populer karena melingkup hampir semua konsumen. Beberapa contoh menu catering harian yang lezat dan paling dikenal masyarakat adalah menu lauk rendang sapi, telur balado, capcay, sambal, sambal goreng kentang, tumis taoge dan tahu, tongseng sapi, buah, fuyunghai, dan sebagainya.

Source: https://mywedding19.com/

Menu Catering Aqiqah 

Meski menu utama aqiqah adalah olahan daging kambingnya, namun tetap saja akan membutuhkan lebih dari satu jenis menu. Berikut beberapa contoh menu aqiqah yang paling banyak diminati.

  • Menu prasmanan

Menu prasmanan juga banyak diminati. Beberapa contoh menu untuk prasmanan aqiqah adalah olahan sayur seperti capcay atau tumis sayur, nasi putih, sop, olahan ikan, olahan daging, dan dessert.

  • Menu Kenduri

Menu kenduri ini sama seperti nasi box. Di dalam kemasan ini terdapat berbagai menu termasuk nasi putih, olahan  daging, tumis sayur, dan pelengkap seperti buah.

Source: https://umma.com/

Daging kambing memang sudah lekat di lidah masyarat Indonesia lewat berbagai sajian menu local. Beberapa menu masakan Indonesia yang menggunakan daging kambing adalah sate kambing, sop kambing, tongseng, krengsengan kambing, dan masih banyak lagi. Apalagi ketika memasuki idul adha, tentunya konsumsi daging kambing kian meningkat karena kambing menjadi salah satu daging ikonik yang identic dengan momen setahun sekali ini.

Source: inews.com 

Daging bercita rasa gurih ini banyak diminati, namun daging satu ini dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan karena meski padat gizi dan protein, daging kambing tetaplah daging merah yang membuat tubuh rentan terhadap serangan penyakit stroke, darah tinggi, dan sebagainya.

Salah satu cara agar dapat mengkonsumsi daging kambing dengan aman adalah dengan cara memperhatikan cara pengolahannya dengan mengurangi lemak yang menempel pada kambing. Namun, tak hanya itu, anda harus memperhatikanminuman apa saja yang boleh dan direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah atau saat menyantap daging kambing agar kesehatan tetap terjaga. Simak 5 minuman yang sangat baik dikonsumsi saat menyantap daging kambing berikut ini  

Jus Tomat

Tomat kadang kita temukan di beberapa menu yang menggunakan daging kambing sebagai bahan utama seperti dalam tongseng serta sate. Penambahan tomat tak hanya menambah rasa, namun ternyata tomat juga sangat bagus jika dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing. Untuk itulah jus tomat sangat baik jika diminum setelah menyantap daging kambing. Hal ini dikarenakan jus tomat mengandung likopen yang mampu menurunkan kolesterol dalam tubuh juga. Jadi mulai sekarang, jangan buang tomat yang ada di dalam menu berbahan kambing hanya karena kamu tidak suka, ya. Tambahkan juga jus tomat sebagai minuman pendampingnya.

Source: https://tangselpost.com/

Jus Semangka

Semangka tak hanya menyegarkan karena kandungan airnya yang tinggi dan rasa yang sangat manis. Namun buah satu ini juga menjadi penawar terbaik setelah menyantap daging apasaja termasuk daging kambing loh. Untuk itu, makan langsung semangka atau buat menjadi jus untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, ya

Source: https://merdeka.com/

Jus Jeruk 

Jeruk memang dikenal sebagai salah satu buah yang mengandung vitamin C cukup tinggi, serta flavonoid, dan dolat yang sangat baik untuk itu. Namun yang terpenting, buah berbentuk kuning segar ini juga mengandung pectin yang mampu menurunkan kadar lemak kolesterol sehingga sangat baik jika dikonsumsi setelah menyantap daging. Tentunya mengkonsumsi jus jeruk tak kalah menyegarkan dari es sirup setelah makan daging kambing, bukan?

Source: https://kompas.com/

Jus Alpukat 

Alpukat dikenal sebagai salah satu buah yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan alpukat mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. untuk itu, mengkonsumsi aplukat setelah memakan daging kambing mampu membantumu terhindar dari resiko kesehatan yang tidak diinginkan.

Source: https://diadona.com/

Teh 

Meski secara science, daging kambing hanya mengandung sedikit lemak jahat persajinya namun daging ini tetap mengandung kolesterol jahat dan tentu saja membahayakan kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak. Untuk itu, meminum teh setelah atau saat mengkonsumsi daging kambing mampu mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah.  

Source: https://republika.com/

Siapa yang tak kenal daun pandan. Daun berbentuk panjang dan tipis ini adalah salah satu daun yang umumnya banyak dimanfaatkan untuk menambah aroma makanan agar wangi dan semakin menggugah selera. Selain itu, daun pandan juga banyak dijadikan sebagai bahan pewarna alami dan juga penenang alami untuk anda yang sering mengalami insomnia.

Source: cnnindonesia.com 

Tapi, ternyata daun pandan memiliki khasiat lain selain ketiga manfaat tersebut, loh. Yaitu dapat mengatasi dan menjaga kesehatan kulit sehingga mampu membuat kulit anda semakin glowing. Penasaran? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengatasi Jerawat

Jerawat menjadi masalah kulit yang paling banyak diderita banyak orang. Jerawat tak hanya membuat kulit terlihat tidak sehat dan mengganggu penampilan, namun juga menimbulkan rasa sakit. Tak heran jika perawatan jerawat bisa sangat mahal dan membuat banyak orang merogoh kocek dalam. Tapi tenang saja, kini anda dapat menggunakan daun pandan untuk mengatasi jerawat tanpa efek samping yang berbahaya. Cara menggunakannya adalah dengan menjadikannya sebagai masker dengan cara ditumbuk hingga halus dan dicampur madu.

Source: https://merdeka.com/

Memperlambat Penuaan Dini

Daun pandang mengandung antioksidan yang ternyata sangat tinggi. Sehingga daun ini sangat baik untuk menangkal radikal bebas yang mampu mempercepat proses regenerasi sel baru dalam tubuh dan menghambat terjadinya penuaan dini. Cara memanfaatkan daun pandan untuk memperlambat penuaan dini adalah dengan menumbuk daun pandan hingga halus dan diaplikasikan ke wajah sebagai masker.

Source: https://tribun.com/

Menghaluskan Kulit 

Selain mengandung antioksidan, daun pandan juga bermanfaat untuk membuat permukaan kulit semakin mulus, loh. Cara memanfaatkan daun pandan untuk menghaluskan kulit adalah dengan melakukan penguapan wajah dari air rebusan daun pandan yang masih beruap. Dengan cara ini, daun pandan mampu mengeluarkan kotoran debu, sisa makeup di wajah, serta membuat pori – pori wajah semakin mengecil.

Source: https://kompas.com/

Menghilangkan Komedo 

Komedo memang menjadi salah satu masalah paling membandel pada kulit. Jika dibiarkan saja, komedo juga membuat kulit jadi terkena infeksi dan muncul rasa sakit, kulit kemerahan, bahkan jerawat. Untungnya, daun pandan juga bermanfaat untuk menghilangkan komedo dengan menjadikannya masker. Mula – mula, tumbuk daun pandan hingga halus kemudian campur dengan minyak zaitu atau madu seperlunya hingga tekstur lebih kental dan mudah diaplikasikan. Gunakan masker secara rutin, ya.

Source: https://kontan.com/

Daging merah memang selalu menjadi menu favorit hampir semua orang. Rasanya yang lezat, tinggi protein, dan mudah diolah menjadi menu apapun menjadi alasan mengapa daging jenis ini sangat populer. Salah satu jenis daging merah yang banyak diminati adalah daging kambing dan daging sapi. Keduanya tidak hanya memiliki kadar protein tinggi, namun juga nilai gizi yang variatif.

Source: orami.com 

Tapi, dari keduanya, mana yang lebih sehat? Simak penjelasan yang sudah dilansir dari laman halodoc berikut ini, ya.

.

Nutrisi Daging Kambing vs Daging Sapi

Langkah pertama yang bisa dipertimbangkan sebelum memilih daging sapi atau daging kambing adalah kandungan nutrisi keduanya. Menurut data yang dihimpun oleh Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI (1981) dalam Soputan 2004, berikut perbedaan daftar nutrisi dalam daging kambing dan daging sapi per 100 gramnya.

Nutrisi Daging Sapi

– Kalori total 207,00 kal

– Protein sejumlah 18,80 g

– Lemak sejumlah 14,00 g

– Karbohidrat sejumlah 0 g

– Kalsium sejumlah 11,00 mg

– Fosfor sejumlah 170,00 mg

– Besi sejumlah 2,80 mg

– Vitamin A sejumlah 30,00 SI

– Vitamin B1 sejumlah 0,08 mg

– Vitamin C sejumlah 0 mg

– Air sejumlah 66,00 mg

– Kolesterol sejumlah 90 mg

Nutrisi Daging Kambing

– Kalori total 154,00 kal

– Protein sejumlah 16,60 g

– Lemak sejumlah 9,20 g

– Karbohidrat sejumlah 0 g

– Kalsium sejumlah 11,00 mg

– Fosfor sejumlah 124,00 mg

– Besi sejumlah 1,00 mg

– Vitamin A sejumlah 0 SI

– Vitamin B1 sejumlah 0,09 mg

– Vitamin C sejumlah 0 mg

– Air sejumlah 70,30 mg

– Kolesterol sejumlah 75 mg

Source: https://tribun.com/

Manfaat Daging Kambing vs Daging Sapi

Setelah mengetahui kandungan nutrisi dari masing – masing daging tersebut, langkah selanjutnya adalah membandingkan manfaatkan yang ditawarkan keduanya. Untuk daging kambing sendiri memang sudah sangat populer sebagai sumber lauk dan protein hewani di kawasan Timur Tengah, dan juga Indonesia.

Meski dikenal sebagai makanan tinggi kolestero, tapi daging kambing ini rendah lemak dan mengandung banyak protein disbanding daging sapi. Selain itu, kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang rendah, ditambah dengan zat besi dan protein yang tinggi membuat daging kambing menjadi pilihan yang baik untuk mereka yang suka dengan cita rasa daging merah namun ingin menjaga berat badan dan menjaga kadar kolesterol agar tidak naik.

Manfaat lain dari daging kambing secara umum adalah menunrunkan resiko peradangan pada pembuluh darah, mencegah kanker, menstabilkan detak jantung, dan mencegah anemia. Sedangkan daging sapi baik untuk pembentukan masa otot dan baik dikonsumsi saat masa pertumbuhan anak – anak dan remaja. Daging ini juga dapat mempertajam daya ingat karena kandungan vitamin B kompleksnya.

Source: https://cnnindonesia.com/

Lebih Sehat Mana?

Kedua daging merah itu memberikan manfaat masing – masing dan kandungan nutrisi yang berbeda. Sehingga anda dapat menimbang sendiri daging mana yang paling cocok untuk anda karena keduanya masih termasuk daging yang sehat untuk dikonsumsi. Namun jika anda sedang ingin mengkonsumsi daging kambing, cobalah untuk memesan Nasi Instan Kokikit varian nasi kebuli dengan daging kambing ungkep. Dijamin endues.

Source: https://ibudanbalita.com/

Daging kambing dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani yang tak kalah populer dibandingkan daging sapi maupun ayam. Untuk berbagai macam menu olahannya, di Indonesia sendiri memiliki banyak varian olahan daging kambing yang lezat mulai dari sate hingga tongseng.

Namun masalahnya, daging kambing dikenal sebagai daging yang berbahaya jika dikonsumsi terutama mereka yang rentan naik tekanan darah maupun kadar kolesterol dalam tubuhnya. Akan tetapi, daging kambing justru memiliki fakta scientific yang cukup bertolak belakang. Daging merah satu ini justru bukan penyebab utama naiknya tekanan darah maupun kadar kolesterol dalam darah loh, bahkan mampu membantu proses penurunan berat badan.

Source: orami.com 

Kok bisa?

Simak 3 alasan yang membuat daging kambing menjadi sumber protein terbaik untuk proses penurunan berat badanmu dengan cepat.

Tinggi Protein

Protein adalah salah satu faktor penting yang membantu kesuksesan diet untuk menurunkan berat badan. Salah satu jenis protein yang dibutuhkan tubuh adalah sumber protein hewani, termasuk daging kambing. Daging merah satu ini ternyata mengandung delapan asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh manusia. Jumlah protein dalam daging kambing seberat 3 ons mampu memenuhi kebutuhan 46% dari nilai kebutuhan protein harian mayoritas manusia. Jadi kandungan protein dalam daging kambing untuk memaksimalkan dietmu tidak main – main, ya

Source: https://cnnindonesia.com

Padat Gizi

Selain memiliki kandungan lemak jenuh yang relatif aman serta kandungan protein yang sangat tinggi, ternyata daging kambing juga memiliki kandungan gizi yang cukup beragam loh. Dalam persajinya, daging kambing mampu menyumbang zat besi dalam darah karena setiap 85 gram daging kambing mengandung 3,2 mg zat besi. Daging satu ini juga memiliki kandungan vitamin serta mineral yang penting sekali untuk kebutuhan gizi harian manusia. Dalam persajinya, daging kambing megandung Vitamin A, D, B12, C, B6, Kalsium, Natrium, Kalium, serta magnesium.

Source: https://cnnindonesia.com/

Kandungan Lemak Jenuh

Dilansir dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, demi kesehatan jangka panjang, sebaiknya manusia menghindari konsumsi daging merah karena tingginya lemak jenuh yang dikandung. Jika konsumsi lemak jenuh terlalu banyak tertimbun di tubuh, maka kadar kolesterol pun akan semakin tinggi dan mampu memicu penyakit jantung. Daging kambing yang dipercaya sebagai factor utama naiknya kadar kolesterol darah justru hanya mengandung 0,79 gram lemak jenuh persajinya. Itu artinya, daging kambing terhitung sebagai sumber protein yang aman untuk jantung.

Source: https://halodoc.com/

Chat dengan kami