fbpx

Mini Cart

Rendang merupakan salah satu makanan asli Sumatera Barat. Namun, tidak sedikit orang yang bukan berasal dari Sumatera juga menyukainya. Alhasil, tentu banyak yang berusaha belajar untuk memasak rendang. Hanya saja, banyak yang sering mengulang kesalahan dalam memasak rendang yang seharusnya bisa dihindari. Jika anda mengetahui hal ini, pasti suatu saat anda bisa membuat rendang yang mendekati kata sempurna, loh. Jadi, apa saja kesalahan tersebut? Yuk disimak.

1. Pemilihan Santan

Sudah bukan rahasia lagi jika santan merupakan salah satu bahan utama yang diperlukan saat membuat rendang. Sayangnya, banyak orang mengabaikan hal ini. Mereka hanya tahu bahwasanya rendang harus menggunakan santan. Padahal, ada 2 jenis santan yang bisa anda dapatkan. Yakni santan yang berasal dari kelapa muda dan kelapa tua. Apakah kedua jenis santan ini bisa digunakan untuk memasak? Ya, tentu saja. Namun, agar lebih kental dan gurih, anda disarankan menggunakan santan dari kelapa tua bukan kelapa muda.

source : SehatQ.com

2. Bumbu-Bumbu

Jika anda mencari tahu resep rendang daging secara online, maka percayalah akan ada banyak versi yang sedikit berbeda. Nah, setiap penambahan bumbu akan berpengaruh terhadap rasa masakan. Begitu juga ketika anda ingin memasak rendang. Sangat disarankan anda mengetahui secara tepat penggunaan jumlah dan bumbu-bumbu dengan tepat. Misalnya, berapa banyak sih kelapa tua yang harus diparut? Apakah porsi bumbu yang anda gunakan sudah cukup tepat untuk jumlah daging yang akan dimasak?

3. Potongan Daging

Tahukah anda jika potongan daging sebelum memasak rendang berpengaruh terhadap kualitas hasil masakan? Hal sepele seperti ukuran potongan daging dan cara memotongnya ternyata sangat berpengaruh terhadap keras atau tidaknya daging yang dimasak. Tidak peduli seberapa lama anda memasak rendang tersebut, jika cara potong dan ukurannya salah maka hasilnya tidak maksimal. Sebaiknya potong dari arah berlawanan dengan serat daging. Untuk ukuran pastikan hanya 2 – 3 ruas jari saja. Nah, juga disarankan untuk menggunakan bagian paha agar tidak mudah hancur.

4. Besarnya Api Kompor

Tahukah anda? Memasak rendang membutuhkan waktu yang lumayan lama. Namun, jika anda memasaknya dengan api kompor yang besar maka kemungkinan hasil akhir daging tersebut alot atau keras. Sebab, bumbu belum meresap secara maksimal dan rendang sudah kering dan malah mudah gosong. Untuk itu, masaklah dengan api sedang hingga 2-4 jam lamanya.

source : Hellosehat.com

5. Kualitas Daging

Jangan sembarangan memilih daging untuk dimasak apalagi diolah menjadi masakan Padang ini. Jika tidak ingin hasil dagingnya menjadi keras, maka carilah daging segar. Cara membedakannya? Tentu warna daging tersebut. Jika masih terlihat berwarna cerah atau merah muda maka masih segar. Jika sudah merah cenderung gelap maka hasilnya akan lebih keras. Untuk itu, pilihlah daging premium seperti frozen food yang merupakan produk Kokikit. Hingga hasil daging rendang anda lebih lembut.

6. Merebus Daging

Tahukah anda, jika direbus terlebih dahulu katanya akan mengurangi lamanya waktu memasak rendang. Memang, namun cara ini akan merusak citra rasa rendang tersebut. Karena sari daging akan hilang bersamaan dengan air rebusan daging.

7. Tidak Diaduk

Selain lama, rendang juga harus dimasak dengan cara yang benar. Jika tidak maka hasil dagingnya akan sangat keras. Kebanyakan orang sangat malas mengaduk ketika memasak rendang. Sebab, memasak rendang membutuhkan waktu yang lama. Padahal, jika tidak sering diaduk maka bagian bawah akan mudah gosong dan bumbunya tidak meresap. Untuk itu, selang waktu minimal 10 – 15 menit harus diaduk, ya!

Ketika anda sudah tahu apa saja kesalahan dalam memasak rendang ini, jangan diulangi lagi, ya!

Memasak mungkin bukan aktivitas yang digemari semua orang. Bahkan ada orang yang sama sekali tidak mengetahui bagaimana cara memasak yang benar. Nah, agar anda tidak salah dalam mencampurkan dan mengolah bahan makanan maka anda harus tahu beberapa prinsip memasak ini. Sebab, ada beberapa kesalahan mengolah bahan makanan berikut ini bisa berujung hal yang fatal. Apa saja? Yuk disimak!

1. Jengkol

Siapa sih yang tidak mengenal jengkol? Pasti para pembaca di sini sudah mengenal jengkol, bukan? Ini merupakan salah satu bahan makanan favorit loh. Sayangnya, tidak semua orang juga menyukainya. Sebab, jengkol menyisakan bau yang menyengat di mulut ketika dimakan. Nah, kandungan asam jengkolat di dalam jengkol yang menyebabkan bau menyengat tersebut. Ini juga yang akan membuat tubuh anda keracunan ringan jika tidak diolah dengan baik. Sebaiknya masak hingga matang. Sebab, jengkol mentah dan setengah matang akan lebih tinggi kandungan asam jengkolat nya.

2. Bumbu Dapur

Kebanyakan orang menyimpan bumbu di wadah plastik atau kaca tertutup, bukan? Namun, jarang sekali ada yang melabeli tanggal penyimpanannya. Padahal bumbu seperti rempah-rempah kering biasa dibiarkan hingga bertahun-tahun. Bahkan seringkali terlupakan dan digunakan kembali. Padahal jika bumbu ini sudah melebihi waktu simpannya maka akan sangat berbahaya jika dimasak dan diolah untuk dimakan.

3. Madu

Madu memang bukan bahan makanan reguler atau yang biasa digunakan dalam memasak. Namun, apakah anda pernah menambahkan madu ke dalam teh, minuman jahe dan minuman lainnya? Ternyata kebiasaan ini perlu diawasi lagi ya. Sebab, madu yang terpapar suhu tinggi bisa menyebabkan peningkatan senyawa karsinogenik atau senyawa penyebab kanker. Untuk itu, jika ingin menambahkan madu ke dalam minuman yang masih panas, sebaiknya ditunda dulu hingga suhunya turun.

source : IDNTimes.com

4. Jamur

Anda pasti sudah tidak asing dengan beberapa kasus keracunan jamur, bukan? Sebab, ada beberapa jenis jamur yang beracun dan tidak bisa diolah atau dikonsumsi secara sembarangan. Untuk mengecek apakah jamur tersebut layak dikonsumsi atau tidak ada beberapa patokan seperti:

  • Jamur yang biasa tumbuh di rumput lebih mudah diolah sedangkan jamur yang tumbuh di hutan biasanya lebih beracun.
  • Jamur yang tumbuh di tanah biasanya lebih berbahaya sedangkan jamur yang tumbuh di atas pohon lebih mudah diolah.

5. Seafood

Tahukah anda jika ada banyak jenis seafood yang menimbulkan alergi bagi sebagian orang? Reaksi alergi ini bermacam-macam tentunya. Ada yang menimbulkan ruam kemerahan, gatal-gatal hingga keracunan makanan. Sedangkan jenis seafood yang sering menyebabkan reaksi alergi seperti kerang, kepiting dan udang.

6. Kentang

Meskipun menjadi pilihan sejuta umat untuk diolah menjadi menu yang lezat ternyata kentang justru berbahaya, loh! Tapi, kentang hanya akan berbahaya jika sudah berwarna kehijauan. Warna hijau di kentang ini menunjukkan adanya solanin dalam jumlah besar. Solanin sendiri akan memicu diare, mual, pusing dan muntah sebab, anda akan keracunan. Dan, kentang yang bibiarkan terlalu lama hingga tumbuh tunas juga sebaiknya tidak dimasak lagi.

source: TheJakartaPos

7. Frozen Food

Makanan beku alias frozen food merupakan salah satu alternatif praktis untuk membeli bahan makanan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik maka berpotensi memperburuk kesehatan tubuh. Misalnya saja ketika anda ingin mengolah daging beku. Kebanyakan akan langsung merendam dengan air panas, bukan? Ini hal yang berbahaya loh! Bisa menaikkan pertumbuhan bakteri secara cepat. Cara mencairkan makanan beku yang direkomendasikan adalah:

  • Rendam dengan air dingin
  • Taruh di sisi lain kulkas selain freezer.
  • Panaskan dengan microwave.

Selezat apapun bahan makanan yang akan anda gunakan jika tidak diolah dengan baik pasti menyebabkan bahaya. Jadi, jangan ulangi lagi kesalahan mengolah bahan makanan di atas, ya.

Memasak mungkin bukan kegemaran semua orang. Namun, setiap orang pasti butuh makanan untuk tetap bertahan hidup. Salah satu penyebab mengapa orang-orang tidak memasak sendiri makanan mereka adalah waktu yang terbatas. Entah itu ibu rumah tangga yang sibuk dengan anak-anak aktif atau pekerjaan lainnya yang menumpuk. Atau, anda mungkin seorang pekerja yang jadwalnya sangat padat. Dan kemungkinan lainnya bisa saja anda tidak pandai memasak sama sekali. Namun, jika anda harus makan dan tidak ada orang lain yang bisa menyiapkannya, apa yang harus anda lakukan? Mungkin, kumpulan resep mudah dan sederhana berikut ini bisa membantu.

resep mudah dan sederhana
source : cnnindonesia.com

1. Nasi Goreng


Tahukah anda, bahwasanya ada banyak jenis nasi goreng yang bisa anda temukan di penjual makanan? Hanya saja, sebanyak apapun resep nasi goreng yang akan anda temukan, tetap saja aturan dasarnya adalah menggoreng ulang nasi dengan beragam bumbu agar terasa lebih lezat, bukan? Jika anda sudah memasak nasi di rice cooker maka anda bisa membuat nasi goreng dengan mudah. Bahkan, menu ini bisa dijadikan sebagai menu sarapan, makan siang atau makan malam. Jika anda masih ragu akan resepnya, cobalah resep nasi goreng mudah praktis berikut ini:

Bahan-Bahan:

  • Siapkan nasi secukupnya
  • Iris tipis satu siung bawang putih dan dua siung bawang merah.
  • Potong bahan tambahan seperti sayur, sosis atau ayam suwir.
  • Garam dan penyedap rasa.

Cara Membuat :

  • Pertama-tama panaskan sedikit minyak dan tumis bawang hingga harum. Masukkan nasi dan oseng terus agar tidak hangus di bagian bawah.
  • Kemudian, anda bisa menambahkan penyedap rasa dan garam secukupnya.
  • Kecilkan api dan masukkan bahan tambahan.
  • Cicip dan jika sudah terasa enak maka sajikan.

2. Olahan Sayuran

Selain nasi goreng, anda juga bisa memasak tidak sampai 15 menit untuk mengolah sayuran. Misalnya membuat tumis sayur, sayur santan dan jenis olahan lainnya. Takut sayuran di kulkas cepat busuk? Kenapa tidak membeli frozen food? Anda bisa memilih sayur beku. Dan, jenis sayuran ini tentunya lebih praktis serta lebih mudah untuk diolah. Misalnya saja membuat cah kangkung atau tumis kangkung. 

Bahan-Bahan:

  • Iris bawang merah (2 siung)
  • Potong dan bersihkan jahe 2 cm.
  • Potong serong dan bersihkan kangkung.
  • Teri nasi (opsional).
  • Air
  • Garam dan penyedap rasa.

Cara Membuat :

  • Panaskan sedikit minyak di dalam wajan dan tumis bawang hingga tercium harum.
  • Masukkan sebentar kangkung yang sudah dibersihkan dan kemudian tambahkan air secukupnya.
  • Masak dan kecilkan api hingga batang kangkung tidak terlalu keras.
  • Tambahkan garam dan penyedap rasa.
  • Sajikan dengan nasi hangat.
source : reseppedia.com

Olahan Roti Tawar

Selain sayuran dan nasi goreng di atas, anda juga bisa menggunakan resep olahan roti tawar. Kenapa harus roti tawar? Sebab mudah didapat, murah dan lumayan tahan lama. Lantas, olahan seperti apa yang tergolong di dalam resep mudah dan sederhana tersebut? Anda bisa mencoba membuat sandwich. 

Bahan-Bahan:

  • Roti Tawar (2 lembar atau secukupnya).
  • Mentega.
  • Mayonnaise.
  • Saus sambal dan tomat
  • Sayuran hijau seperti selada, timun, tomat dan bawang bombay (optional).
  • Telur ayam.

Cara Membuat:

  • Panaskan wajan anti lengket atau teflon.
  • Olesi bagian dalam dan luar lembaran roti dengan mentega.
  • Masukkan lembaran roti tawar dan tekan-tekan menggunakan sendok masak.
  • Ketika dirasa sudah agak gosong angkat dan balik.
  • Ceplok telur dan angkat setelah masak.
  • Lapisi roti tawar dengan mayonnaise, saus dan sayuran serta bawang bombay.
  • Letakkan telur dan beri sedikit lagi saus kemudian tutup dengan lembaran roti lainnya.

Itu tadi 3 resep masakan mudah dan sederhana. Cuma butuh waktu 10 hingga 15 menitan loh! 

Makanan frozen, atau yang dikenal dengan makanan beku adalah trend yang cukup baru di kalangan kita, bukan? Padahal, metode ini bukanlah metode baru dalam dunia kuliner. Karena dalam keadaan beku, pasti banyak yang mempertanyakan bagaimana keadaan makanan tersebut. Misalnya saja pertanyaan mendasar, apakah aman untuk digunakan? Untuk mengatasi keraguan tersebut, maka kali ini akan kita bahas lebih dalam tentang frozen food tersebut.

Apa Itu Makanan Frozen?

Sesuai dengan namanya, tentu saja ini adalah istilah untuk makanan beku. Ada banyak yang biasa dibekukan agar bisa dikonsumsi seperti daging, ikan, buah hingga sayuran. Sebab, tidak semua kalangan bisa menjangkau makanan segar setiap saat bukan? Atau, dengan membekukan makanan ini bisa membuatnya lebih tahan lama dari makanan segar. Bahkan, pilihan makanan beku ini juga banyak diminati terutama bagi yang memiliki keterbatasan waktu. Misalnya para pekerja yang memiliki jadwal padat. Anak kostan yang tidak terlalu pintar memasak. Sebab, lebih praktis dan mudah dimasak.

Apa Saja Keunggulan Makanan Frozen Ini?

Tentu saja dibalik maraknya bisnis makanan beku, ada beberapa alasan yang mendasarinya. Makanan beku ini tidak hanya menguntungkan bagi pebisnis saja. Ternyata ada beberapa keunggulan yang bisa dirasakan oleh anda atau orang yang mengkonsumsinya. Beberapa keunggulan makanan frozen tersebut adalah:

  • Tetap Bernutrisi: Kekhawatiran banyak orang mencoba makanan beku adalah kadar nutrisinya. Banyak yang merasa makanan seperti ini tidak bernutrisi lagi. Padahal, makanan ini sebenarnya langsung dibekukan setelah diambil atau dipetik. Jadi, tidak ada nutrisi yang akan hilang selama proses pembekuan tersebut.
  • Praktis : Jika dibandingkan dengan mengolah makanan segar, tentunya frozen food lebih praktik. Sebab, kebanyakan makanan jenis ini memang sudah dikemas agar bisa langsung diolah. Entah itu dikukus, digoreng, dibakar atau bahkan hanya direndam saja dengan air panas.
  • Higienis : Jangan meragukan tentang masalah kebersihannya, ya! Sebab, makanan yang dibekukan juga menghentikan penularan bakteri atau zat-zat pengganggu yang merusak makanan atau kesehatan kita. Jadi, proses pembekuan ini tidak hanya menjaga nutrisi tapi juga menjaga higienitas.
  • Tahan Lama : Rata-rata anda pasti sudah tahu jika proses pembekuan bisa memperpanjang umur produk, bukan? Jadi, ini bisa menjadi salah satu alternatif pengawetan makanan secara alami.
  • Banyak Varian : Seperti yang dibahas pada awal postingan ini, ada banyak makanan yang bisa dibekukan. Apalagi, dengan banyaknya pelaku bisnis makanan beku, maka varian makanan tersebut juga akan semakin banyak.

Dengan 5 keunggulan di atas, pasti semakin banyak yang tertarik untuk mencoba makanan beku tersebut, kan? Sayangnya, anda juga harus teliti dan lebih selektif dalam memilih mana produk yang layak untuk dicoba. Misalnya saja dengan mencoba varian makanan beku dari Kokikit. Sebab, ada banyak pilihan makanan beku yang bisa anda pilih agar bisa dikonsumsi secara mudah. Belum lagi, anda hanya akan mendapatkan pilihan makanan yang terbuat dari bahan makanan terbaik dan berkualitas.

Bagaimana tentang pengolahannya? Jangan khawatir, Kokikit juga menggunakan teknologi  terbaik dan juga diolah oleh tenaga koki profesional. Jadi, anda benar-benar bisa menikmati slogan mereka, dimana anda bisa menikmati menu yang banyak tanpa ribet dan tidak perlu repot. Untuk harga juga terjangkau kok! Jadi, kapan lagi anda bisa mencicipi makanan ala restoran berbintang hanya dengan memesan dan menghidangkannya secara praktis. Yuk, mari dicoba!

Makanan siap saji  ready to heat sudah menjadi kegemaran banyak orang saat ini. Makanan ini dapat disajikan dalam hitungan menit tanpa kita repot-repot memasaknya. Sejarah ini dapat ditelusuri kembali pada tahun 1940-an atau bahkan lebih awal di Amerika Serikat. Kesuksesan ini dipelopori oleh CA Swanson & Co. Masalah bermula saat mereka meluncurkan makanan untuk Thanksgiving tetapi masih memiliki banyak stok sisa kalkun.

Perusahaan itu memiliki ide pengemasan untuk itu, dengan ide sebagai “’TV Dinner’ yang dapat disajikan sambil menonton TV”. Makanan ready to heat pertama adalah kalkun dengan isian roti jagung, kacang polong mentega, dan ubi jalar. Sejak saat itu, inovasi makanan siap saji ‘ready to heat’ sudah menjalar di Amerika Serikat hingga Inggris.

Makanan ready to heat memang praktis karena hanya membutuhkan waktu 3-5 menit untuk menyiapkannya. Konsumen hanya perlu memanaskan kemudian siap menyantapnya. Terlebih, peminat tren makanan ini semakin banyak di tengah pandemi.

Sejak bulan bulan kedua pandemi 2020, hampir semua negara terdampak COVID-19 dan membuat warga tidak bisa leluasa keluar rumah. Di saat itulah mereka memilih makanan siap saji (frozen food, ready to cook, dan ready to heat) sebagai stok asupan selama di rumah karena memiliki umur simpan yang lama serta lebih praktis.

Riset Grand View Research bertajuk “Ready Meals Market Size, Share & Trends Report” melaporkan pasar makanan siap saji secara global diperkirakan akan terus tumbuh dengan pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 5,5% dari 2020 hingga 20217. Konsumen membeli makanan ini karena penyimpanannya lebih tahan lama dan mudah untuk memasaknya.

Peningkatan ini juga dipengaruhi oleh perubahan pola hidup seperti individu dengan gaya hidup yang padat, mahasiswa yang sibuk dan semester akhir. Kedua konsumen itu yang menjadi pelanggan makanan ready meals seperti ready to heat meals. Riset tersebut menjelaskan makanan yang siap santap setelah dimasak lebih membantu menghemat waktu dan tenaga saat menyiapkannya.

Makanan ready to heat saat ini banyak ditemui di minimarket maupun supermarket. Akses yang mudah serta banyak varian sepert masakan Indonesia, Jepang, Italia, Inggris, dan masih banyak lainnya tersedia. Makanan cepat saji tersebut paling dicari tanpa adanya bahan tambahan seperti pengawet serta diproses secara minimalis.

Di Indonesia, saat ini banyak masyarakat yang sadar tentang makanan siap saji seperti ready to heat yang praktis. Tidak hanya soal rasa, tetapi proses pembuatan tanpa bahan pengawet serta kemasan yang higienis menjadi faktor yang dipertimbangkan konsumen untuk membelinya.

Salah satu penyedia kuliner ready to heat meals adalah Kokikit yang menghadirkan makanan sehat, enak, bermutu tinggi dan murah. Bahan-bahan yang digunakan dalam proses memasak menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan diolah oleh chef berpengalaman. Kokikit juga tidak menambahkan bahan pengawet atau kimia dalam makanan. Produk Kokikit diproses dengan cara frozen atau dibekukan dalam waktu satu jam setelah dimasak untuk mempertahankan kandungan gizi dan rasa masakan.

Produk Kokikit juga dikemas dalam kemasan yang higienis dan berkualitas. Misalnya dalam produk Recipe Kit dari Kokikit, semua produk dikemas dalam food grade dan disterilisasi dengan mesin retort. Hal itu untuk menjaga kondisi dan kualitas makanan tetap segar. Untuk produk Meal Kit ready to heat menggunakan food tray dengan bahan oxo-biodegradable yang aman dipanaskan dengan microwave selama 2 menit 30 detik.

Inovasi produk kuliner ready meals berkualitas premium tentunya menambah peluang serta mempermudah masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Pilihan makanan yang disajikan oleh mereka juga merupakan berbagai olahan kuliner khas Indonesia. Ada Cakalang Mercon, Cumi Asin Mercon, Meal Kit Nasi Kecombrang, Nasi Bunga Telang dengan berbagai lauk, dan masih banyak pilihan menu lainnya. Bagaimana dengan kamu, tertarik untuk mencobanya?

Chat dengan kami