Diet mayo adalah salah satu jenis diet yang sudah pernah sangat viral di Indonesia. Diet yang satu ini hingga kini masih memiliki banyak penggemar. Diet mayo bisa dibilang sebagai deit tanpa garam dan bisa menurunkan berat badan hingga 5 kg hanya dalam 2 minggu.

Source: alodoktor.com 

Kamu tertarik?

Apa itu Diet Mayo?

Diet mayo adalah teknik diet yang membatasi konsumsi karbo serta garam. Mereka yang mengikuti pola diet ini harus mematuhi aturan ketat diet serta menjauhi larangan yang juga sudah ditetapkan selama 13 hari. Bahkan jika rutin dan patuh pada larangan dan aturan yang dibuat, diet ini diklaim tidak hanya menurunkan 5kg namun hingga 7kg.

karena dilakukan hingga 13 hari, maka ada 13 hari menu diet yang berbeda – beda. Dalam 13 hari tersebut, para pelaku diet mayo hanya bisa mengkonsumsi menu yang diolah secara dikukus atau dipanggang dan harus memakan semuanya tanpa nasi dan garam sedikit pun. Porsi dari menu diet mayo didominasi oleh sayur serta protein.

Source: https://limone.com/

Mengapa Diet Mayo Menyebabkan Berat Badan Turun Drastis?

Dilansir dari laman hello sehat, menurut penelitian, diet mayo disebut juga fad diet dalam istilah scientific-nya. Memang dalam penelitian ilmiah, belum banyak ditemukan manfaat kesehatan jangka panjang yang ditawarkan diet ini untuk para penggunanya. Menurut penelitian, orang yang melakukan diet mayo ini dapat mengalami penurunan badan yang drastic karena asupan karbo yang dikurangi secara drastic juga.

Padahal karbohidrat adalah sumber tenaga utama. Karbo yang diserap oleh tubuh manusia akan disimpan dalam bentuk glikogen yang bisa digunakan sebagai bahan bakar. Jika cadangan glikogen dalam tubuh mengalami penurunan yang drastic, maka tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energy lainnya. Namun, ada efek samping yang menghantui di kemudian hari jika tubuh terus kekurangan karbohidrat. Tubuh manusia jika terus menerus kekurangan karbo akan mengalami kekurangan protein asam amino yang berperan penting untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak.

Source: https://food.detik.com/

Efek Samping Diet Mayo yang Sangat Membatasi Asupan Garam

Membatasi jumlah asupan garam diklaim bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Hal ini dikarenakan garam bersifat mengikat air yang ada di dalam tubuh. Itulah kenapa seringkali kita mengalami bloating atau tubuh merasa bengkak ketika kebanyakan memakan makanan  yang mengandung sodium tinggi. Ciri lain dari badan yang kelebihan sodium adalah merasa selalu haus setelah mengkonsumsi makanna asin.

Efek samping dari diet mayo yang sangat membatasi garam adalah intensitas untuk buang air kecil menjadi lebih tinggi karena tidak ada lagi garam yang mampu mengikat air. Kekurangan garam juga membuat tubuh kekurangan elektrolit yang mampu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Jadi, mengurangi garam secara drastic tidak selalu mengurangi lemak dalam jumlah tinggi, namun menghilangkan cairan tubuh dalam jumlah yang tinggi.

Source: https://healthshots.com/

Efek Samping Diet Mayo, Sehatkah?

Efek samping yang sering dialami oleh para pelaku diet mayo adalah efek yoyo diet atau mudah sekali kembali ke berat badan semula. Setelah 13 hari selesai, para pelaku diet mayo akan mudah kembali pada pola makan yang lama dan akhirnya kenaikan berat badan pun tak bisa dihindari. Namun, menjalani diet mayo lebih dari 13 hari juga snagat tidak disarankan karena membuat tubuh mengalami kekurangan gizi. Jadi bisa dikatakan bahwa memilih diet mayo bukanlah pilihan yang bijak untuk penurunan berat badan.

Source: https://healthyforlifemeals.com/